Emang ada apa sama anak 90 an?

Larii cuk ada anak 90 an. begitulah kira kira yang terlintas di otak saya ketika dengar ada anak 90 an wkwk. sebenarnya ada apa? kenapa orang orang dari tahun 90 an membuat heboh dunia maya baru baru ini terutama di beberapa grup dan fanspage di facebook, kita bahas sekarang.

Pada dasarnya kenapa muncul istilah lari cuk ada anak 90 an itu, bermula saat seseorang mengungkapkan pendapatnya dan selalu ditentang sama anak 90 an dan menganggap bahwa anak milenialan atau tahun 2000 an ke atas itu tak pantas untuk berpendapat. karena anak milenialan tidak bisa merasakan apa yang dirasakan anak tahun 90.

Tapi yang paling terkenal dari istilah tersebut adalah saat banyak dari mereka yang selalu memenuhi kolom komentar, biasanya mereka selalu berkata “kalian mana tau hal ini hanya anak 90 an yang tahu” atau “kalian lemah kita dulu gini gini tanpa teknologi, sekarang malah serba terknologi” jadi jelas bahwa ucapan mereka seolah olah menolak kemajuan teknologi.

Sebelum melanjutkan saya akan sedikit menyinggung tentang generasi, berapa sih generasi itu dan penjelasan singkat nya.

  • Baby b0om3r, generasi yang satu ini ada di kisaran dari tahun 1944 s/d 1964, singkatnya mereka adalah orang yang berhasil bertahan dan merasakan kemakmuran setelah perang dunia kedua dan menghasilkan ledakan bayi, makanya anak anak yang lahir di juluki baby boomer. Generasi ini malah cenderung tidak suka menerima kritikan, sedangkan uang dan pengakuan dari lingkungan adalah target mereka, kalo menurut saya mungkin karena mereka sepuh kali yah wkwkw.
  • Generasi X, di kisaran tahun 1965 s/d 1979, nama awal generasi ini adalah “Gen bust”, karena jumlah kelahiranya secara subtansial lebih rendah dari pada generasi baby boomer sebelumnya. Meskipun Generasi ini hanya menghasilkan dari seperempat dari populasi penduduk US, daya beli mereka udah mewakili 31% pendapatan dari total pendapatan US, Gilaaa.
  • Generasi Y atau generasi millenial, berkisar antara tahun 1980 s/d 1994, mereka biasa disebut juga sebagai millenium, secara umum mereka berpendidikan lebih baik, faktor yang terkait dengan pekerjaan dan kesejahteraan finansial, tapi selalu ada kesenjangan yang tajam antara mereka yang berpendidikan tinggi dengan yang tidak. Generasi millenial berpikir mereka egois dan merasa superior dari yang lain, dan ada sebuah penelitian bahwa mereka berfikir bahwa generasi merka lebih narsis dibanding generasi sebelumnya, Lah buset pantesan aja ehehe.
  • Generasi Z, berkisar 1995 s/d 2019, dianggap sebagai generasi masa depan ekonomi global, mereka percataya pada kesetaraan, keberagaman dan anti diskriminasi, tidak hanya pada masyarakat aja loh, bahkanmereka sering mengkampanyekanya di iklan iklan yang disiarkan. Generasi ini agak optimis dan sangat terdorong pada ambisi pribadi mereka, widiihh bulai senyum senyum bangga kalian yang lahir sebagai genegrasi Z yah, sama saya juga wkwk.
  • yang terakhir ada Generasi Alpha atau Generation Alpha, berkisar 2019 s/d 2025 nanti, generasi ini tentu saja anak dari generasi Y dan Z, gabanyak info yang bisa saya tangkap, yang pasti mereka di prediksi akan memilki penghasilan serta kebutuhan yang melebihi orang tua mereka dari generasi sebelumnya, saatini umur tertinggi mereka rata rata 7 tahun, jadi belum banyak yang bisa di prediksi dari watak mereka dalam bekerja atau berumah tangga, berkehidupan sosial dan lain lainnya.

Nah sementara itu dulu info beberapa generasi hingga saat ini, kita balik lagi ke pembahasan, jadi sudah pada tahu kan dari generasi manakah yang lagi kita bahas sekarang dan tentu saja tahu apa alasanya sehingga seperti itu, entahlah hanya tukang listrik depan ruko saja yang tahu.

tidak terasa sudah di penghujung pembahasan, Jadi pada intinya pembahasan kali ini, membahas tentang keresahan keresahan yang justru di jadikan sebuah lelucon seperti ini, menurut saya kenapa harus anda merasa superior dibanding yang lain, sehingga menutup jalan mereka untuk berpendapat karena merasa diri superior? tindakan tersebut tentu saja sangat tidak etis.

sekian dari saya yang bisa saya sampaikan, jika ada apapun tentang artikel kali ini silahkan ubungi saya saja, nantikan artikel selanjutnya yang akan saya bahas dan lebih absurd lagi pembahasanya dan semoga menarik juga. Terima kasih, See ya!

Tentang penulis

– Fal Gulam

gulamnapal@gmail.com

2 Komentar

  1. avatar apasih apasih berkata:

    baddas sih

    Suka

Tinggalkan Komentar